Ketahui Syarat Pembayaran dan Jenis-Jenis Pembayaran dalam Perusahaan Dagang

Dalam siklus operasional sebuah perusahaan, khususnya yang bergerak di industri perdagangan dan distribusi, transaksi jual beli barang tidak selalu dilakukan secara tunai (cash). Guna meningkatkan volume penjualan dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan, perusahaan sering kali memberikan kelonggaran waktu bagi pembeli untuk melunasi tagihannya. Mekanisme kesepakatan waktu dan potongan harga inilah yang dikenal dengan istilah syarat pembayaran (term of payment).

Penerapan syarat pembayaran yang jelas sangat krusial bagi manajemen keuangan. Tanpa adanya aturan termin yang tegas, perusahaan akan kesulitan memproyeksikan arus kas masuk (cash inflow), yang pada akhirnya berisiko mengganggu likuiditas bisnis.

Mari pelajari lebih dalam mengenai pengertian syarat pembayaran, contoh termin akuntansi yang sering digunakan, serta jenis-jenis metode pembayaran dalam perusahaan melalui ulasan lengkap di bawah ini.

Baca juga: Cara mengelola proyek konstruksi dengam fitur job costing di Accurate Online

Pengertian Syarat Pembayaran

Syarat pembayaran adalah suatu kesepakatan tertulis antara pihak penjual dan pembeli yang mengatur tentang tata cara, jangka waktu pelunasan, serta potongan harga (diskon) yang diberikan atas transaksi pembelian barang atau jasa secara kredit.

Informasi mengenai syarat pembayaran ini biasanya tercantum secara jelas di dalam dokumen faktur penjualan (sales invoice) atau kuitansi transaksi. Bagi penjual, syarat ini berfungsi sebagai instrumen untuk mempercepat penagihan piutang. Sedangkan bagi pembeli, syarat pembayaran memberikan fleksibilitas untuk mengatur arus kas keluar mereka agar tidak mengganggu modal kerja operasional.

Baca juga: Accurate Medan

Jenis-Jenis Syarat Pembayaran yang Umum dalam Akuntansi

Dalam dunia akuntansi perusahaan dagang, terdapat beberapa termin atau kode syarat pembayaran yang sudah menjadi standar umum. Berikut adalah beberapa jenis syarat pembayaran yang paling sering digunakan:

1. Termin 2/10, n/30

Syarat ini berarti pembeli akan mendapatkan potongan harga (diskon) sebesar 2% dari total nilai transaksi apabila mereka melakukan pelunasan dalam jangka waktu maksimal 10 hari setelah tanggal transaksi. Namun, jika tidak mengambil diskon tersebut, batas waktu pelunasan maksimal (jatuh tempo) adalah 30 hari tanpa potongan harga.

2. Termin n/30 (Net 30)

Merupakan salah satu syarat pembayaran paling standar dalam bisnis B2B (business-to-business). Kode ini mengisyaratkan bahwa tidak ada potongan harga atau diskon yang diberikan kepada pembeli, dan seluruh total nilai tagihan wajib dilunasi dalam jangka waktu maksimal 30 hari setelah tanggal faktur diterbitkan. Selain n/30, variasi lainnya bisa berupa n/45, n/60, atau n/90 tergantung kebijakan perusahaan.

Baca juga: Jasa Implementasi Accurate Online terpercaya di Jakarta

3. Termin EOM (End of Month)

Syarat pembayaran EOM berarti seluruh total harga neto atas transaksi jual beli harus dilunasi paling lambat pada akhir bulan berjalan, dihitung dari bulan terjadinya transaksi tersebut, tanpa memandang tanggal berapa transaksi tersebut dilakukan di bulan tersebut.

4. Termin 2/10, EOM

Merupakan perpaduan antara diskon dan batas akhir bulan. Artinya, pembeli akan menerima potongan harga sebesar 2% jika pembayaran diselesaikan dalam waktu 10 hari pertama setelah tanggal transaksi. Jika lewat dari 10 hari, maka tagihan tetap harus dibayar penuh paling lambat pada akhir bulan berjalan.

Baca juga: Tips mengelola arus kas agar tidak tekor di akhir bulan

5. Cash on Delivery (COD)

Meskipun populer di dunia e-commerce, COD juga diterapkan di perusahaan dagang konvensional. Syarat ini mewajibkan pembeli untuk langsung melakukan pelunasan atau pembayaran tunai pada saat barang belanjaan sampai di lokasi tujuan pengiriman.

Jenis-Jenis Metode Pembayaran dalam Perusahaan

Selain menetapkan jangka waktu (termin), perusahaan juga harus menyediakan berbagai jenis metode pembayaran guna mempermudah pelanggan dalam melunasi tagihannya. Beberapa jenis pembayaran yang umum digunakan di antaranya:

  • Pembayaran Tunai (Cash): Metode konvensional menggunakan uang fisik yang biasanya dilakukan untuk transaksi retail langsung di toko atau sistem COD.

  • Transfer Bank (Virtual Account & Manual): Metode pembayaran non-tunai yang paling banyak digunakan untuk transaksi kredit. Penggunaan Virtual Account (VA) kini lebih disukai karena memudahkan verifikasi otomatis oleh sistem.

  • Giro atau Cek: Sering digunakan oleh perusahaan skala besar untuk melakukan pembayaran dengan nominal fantastis karena alasan keamanan finansial.

  • Kartu Kredit Bisnis: Digunakan untuk mempermudah transaksi pengadaan barang operasional secara instan dengan fleksibilitas cicilan jangka panjang.

Baca juga: Panduan lengkap menginput saldo awal di Accurate Onine tanpa ribet

Atur Syarat Pembayaran dan Piutang Jatuh Tempo Otomatis dengan Accurate Online

Mengelola puluhan hingga ratusan faktur dengan syarat pembayaran yang berbeda secara manual tentu sangat merepotkan. Staf keuangan Anda harus memeriksa satu per satu tanggal jatuh tempo agar tidak ada piutang yang macet. Keterlambatan penagihan piutang ini bisa menjadi bumerang yang merusak stabilitas arus kas usaha Anda.

Solusi terbaik untuk menyederhanakan proses ini adalah dengan menggunakan software akuntansi modern yang memiliki pengingat otomatis.

Accurate Online hadir dengan fitur pengelolaan piutang (Accounts Receivable) yang sangat canggih. Anda cukup memasukkan syarat pembayaran (seperti 2/10, n/30 atau n/60) ke dalam master data pelanggan, dan sistem Accurate Online akan secara otomatis menghitung tanggal jatuh tempo, nominal diskon jika dibayar awal, hingga memberikan notifikasi pengingat (reminder) ketika tagihan tersebut mendekati hari jatuh tempo.

Bagi bisnis Anda yang bergerak di bidang retail, kafe, atau memiliki outlet fisik, integrasikan pembukuan pusat Anda dengan Accurate POS. Aplikasi kasir digital ini memudahkan pencatatan jenis pembayaran tunai maupun cashless (QRIS/EDC) yang datanya langsung masuk ke sistem laporan keuangan utama. Namun, jika operasional kantor atau gudang Anda berada di area yang membutuhkan komputasi lokal tanpa ketergantungan internet penuh, varian Accurate Desktop siap menjadi andalan sistem yang paling tangguh.

Kami selaku Partner Resmi Accurate Online siap mendampingi proses digitalisasi manajemen keuangan dan piutang bisnis Anda. Layanan penjualan, edukasi, dan implementasi resmi kami kini telah menjangkau berbagai pusat bisnis strategis di Indonesia, termasuk:

Jangan biarkan piutang macet mengganggu operasional usaha Anda. Kelola syarat pembayaran dan pantau laporan keuangan bisnis secara real-time bersama Accurate Online. Klaim masa uji coba gratis (free trial) akses penuh sekarang juga dan dapatkan promo harga aktivasi database menarik melalui tautan resmi di bawah ini:

Cek Promo dan Harga Aktivasi Accurate Online Terbaru di Sini
Accurate Online Diskon