Panduan KUR (Kredit Usaha Rakyat) 2026: Syarat Terbaru dan Cara Ajukan Biar Acc

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah solusi permodalan dengan bunga rendah bagi UMKM yang memiliki bisnis layak (feasible) namun belum memiliki agunan tambahan yang cukup (unsecured). Di tahun 2026, pemerintah terus memprioritaskan sektor produktif seperti pertanian, pengolahan, dan perdagangan berbasis digital.

Jenis-Jenis KUR yang Perlu Anda Ketahui

Sebelum melangkah, pilih kategori yang paling sesuai dengan kapasitas bisnis Anda:

  1. KUR Super Mikro: Plafon hingga Rp10 Juta (Sangat cocok untuk pemula/IRT).

  2. KUR Mikro: Plafon Rp10 Juta hingga Rp100 Juta.

  3. KUR Kecil: Plafon Rp100 Juta hingga Rp500 Juta (Memerlukan agunan tambahan sesuai kebijakan bank).

Baca juga: Accurate Medan

Syarat Terbaru Pengajuan KUR 2026

Secara umum, bank-bank penyalur (seperti BRI, Mandiri, BNI, dan Bank Jatim/BPD lainnya) menetapkan syarat sebagai berikut:

  • Individu/Perseorangan: Memiliki usaha yang sudah berjalan aktif minimal 6 bulan.

  • Legalitas Diri: KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Nikah (bagi yang sudah menikah).

  • Legalitas Usaha: NIB (Nomor Induk Berusaha). Tahun 2026, NIB adalah dokumen wajib yang menggantikan SKU manual.

  • Laporan Keuangan: Catatan penjualan sederhana (buku kas) atau laporan laba rugi dari aplikasi akuntansi digital.

  • Bebas Kredit Macet: Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB dengan kolektibilitas lancar).

Baca juga: Tips Mengelola Arus Kas agar tidak tekor di Akhir bulan

Cara Ajukan KUR Agar Cepat Di-Acc (Lolos Verifikasi)

1. Pastikan BI Checking (SLIK OJK) Bersih

Ini adalah langkah paling pertama. Bank akan mengecek riwayat kredit Anda. Jika Anda pernah menunggak cicilan motor atau pinjol ilegal, kemungkinan besar pengajuan KUR akan ditolak. Pastikan semua tagihan masa lalu sudah lunas.

2. Siapkan NIB Berbasis Risiko

Pastikan NIB Anda sesuai dengan bidang usaha yang dijalankan. Anda bisa mengurusnya secara mandiri melalui portal OSS RBA. Data yang sinkron antara jenis usaha di lapangan dengan data di NIB akan meningkatkan kepercayaan analis bank.

Baca juga: Harga Accurate Desktop Offline

3. Rapikan Pencatatan Keuangan Digital

Zaman sekarang, bank lebih menyukai data digital dibanding catatan buku tulis yang rentan dimanipulasi. Tunjukkan laporan arus kas bulanan Anda. Jika Anda menggunakan sistem seperti Accurate Online, analis bank akan melihat bahwa usaha Anda dikelola secara profesional dan transparan.

4. Pisahkan Keuangan Rumah Tangga dan Bisnis

Analis bank akan memantau bagaimana Anda mengelola uang. Jika uang modal sering terpakai untuk cicilan pribadi yang berlebihan, bank akan menilai risiko gagal bayar Anda tinggi. Tunjukkan bahwa bisnis Anda punya rekening khusus.

Baca juga: Bebas Pusing laporan keuangan solusi otomatisasi bisnis untuk umkm Indonesia

5. Siapkan Jawaban Saat Survey Lapangan

Saat petugas bank datang ke rumah atau tempat usaha:

  • Jelaskan rencana penggunaan dana secara mendetail (misal: “Untuk menambah stok bahan baku menjelang Idul Fitri”).

  • Tunjukkan stok barang yang ada dan aktivitas usaha yang sedang berjalan.

  • Pastikan jawaban Anda sesuai dengan data laporan keuangan yang Anda serahkan.

Baca juga: Accurate Balikpapan

Kesimpulan

KUR 2026 adalah kesempatan besar bagi Anda untuk melakukan scale up bisnis dengan biaya modal yang rendah. Kuncinya adalah kejujuran data dan kerapian administrasi.

Butuh laporan keuangan instan untuk syarat pengajuan KUR? Gunakan aplikasi akuntansi yang terpercaya agar data bisnis Anda akurat dan diakui oleh bank. Temukan solusinya di aplikasiumkm.com!