Begini Tahapan Produksi di Accurate Online untuk Bisnis Manufaktur

Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang manufaktur atau produksi barang, mengelola operasional pabrikasi bukanlah perkara mudah. Mulai dari menghitung kebutuhan bahan baku, memantau progres pengerjaan di lantai produksi, hingga menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP) secara akurat sering kali menjadi tantangan yang memusingkan.

Untungnya, saat ini sudah ada ekosistem aplikasi UMKM yang menyediakan solusi digital lengkap, salah satunya melalui modul Manufaktur dari Accurate Online. Dengan sistem ini, Anda dapat melacak rantai produksi secara real-time dan otomatis.

Bagaimana alurnya? Mari simak panduan lengkap mengenai tahapan produksi di Accurate Online berikut ini:

1. Membuat Formula Produksi (Bill of Material / BOM)

Sebelum melangkah ke proses eksekusi fisik, tahap mendasar yang harus disiapkan di sistem adalah menyusun Formula Produksi. Formula ini berisi resep atau daftar bahan baku, komponen, serta kuantitas terperinci yang diperlukan untuk menghasilkan satu unit produk jadi. Anda juga bisa memasukkan estimasi biaya tambahan seperti tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik di tahap ini.

Baca juga: Penjualan resmi Accurate Palembang

2. Mengaktifkan dan Membuat Fitur “Tahapan Produksi” (Opsional)

Sering kali, sebuah produk tidak selesai hanya dalam satu langkah, melainkan lewat beberapa fase (misalnya pada industri konveksi: tahap memotong kain, menjahit, hingga finishing). Accurate Online menyediakan fitur Tahapan Produksi untuk mendefinisikan fase-fase tersebut.

  • Cara Mengaktifkan: Buka menu PengaturanPreferensiManufaktur → Centang opsi Menggunakan Tahapan Proses.

  • Cara Menambahkan: Masuk ke menu ManufakturTahapan Produksi → Masukkan nama fasenya (contoh: Cutting, Menjahit).

    Fitur opsional ini sangat berguna agar Anda bisa memasukkan detail bahan baku spesifik pada tiap-tiap fase pengerjaan.

Baca juga: Tampilan Modul Accurate Online

3. Merencanakan dan Membuat Perintah Kerja (Work Order)

Ketika ada pesanan masuk atau Anda ingin mengisi stok gudang, saatnya membuat dokumen Perintah Kerja atau Work Order (WO).

  • Masuk ke menu ManufakturPerintah Kerja.

  • Pilih produk yang ingin dibuat, tentukan jumlah kuantitasnya, dan pilih Formula Produksi yang telah dibuat sebelumnya.

  • Masukkan estimasi tanggal mulai dan target penyelesaian. Setelah disimpan, sistem akan langsung mengunci jumlah stok bahan baku yang dibutuhkan di gudang.

4. Persiapan dan Pengambilan Bahan Baku (Material Release)

Setelah dokumen perintah kerja diterbitkan, tim produksi perlu mengambil material dari gudang. Di Accurate Online, proses ini dibagi menjadi dua bagian:

  • Persiapan Bahan Baku: Sistem akan mengecek ketersediaan stok fisik di gudang. Jika material kurang, sistem otomatis memberikan notifikasi agar tim purchasing bisa segera melakukan pengadaan.

  • Pengambilan Bahan Baku: Mencatat pengeluaran material secara riil dari gudang ke area produksi. Jika Anda menggunakan fitur Bahan Tahapan, Anda bisa mengeluarkan material secara berkala khusus untuk fase yang sedang berjalan saja, sehingga sisa material tidak menumpuk di lantai produksi dan meminimalisir risiko kehilangan atau kerusakan.

Baca juga: Accurate Online vs Zahir siapa lebih baik?

5. Memulai dan Menyelesaikan Tahapan Proses Produksi

Guna memantau kemajuan produksi di lapangan secara transparan, Anda dapat mencatat aktivitas harian lewat menu Tahapan Proses.

  • Saat Mulai: Buka menu ManufakturTahapan Proses → Pilih Tipe Proses: Mulai. Pilih nomor WO dan tentukan fase mana yang sedang berjalan beserta kuantitasnya.

  • Saat Selesai: Jika fase tersebut selesai, buat dokumen baru di menu yang sama dengan mengubah Tipe Proses menjadi Selesai. Melalui dasbor Monitor Perintah Kerja, Anda bisa melihat persentase progres produksi secara visual.

Baca Juga: Partner Resmi Accurate Balikpapan

6. Pencatatan Penyelesaian Barang Jadi (Finished Goods)

Begitu seluruh rangkaian produksi selesai dan barang siap dijual, Anda wajib melaporkannya ke dalam sistem. Masuk ke menu ManufakturHasil Produksi, lalu pilih nomor perintah kerja terkait dan masukkan jumlah produk jadi yang berhasil diproduksi.

Setelah Anda menyimpan transaksi ini, Accurate Online secara otomatis akan:

  1. Menambah saldo stok produk jadi di gudang.

  2. Mengalkulasi nilai HPP (Harga Pokok Penjualan) secara presisi berdasarkan total biaya bahan baku dan overhead yang terpakai.

  3. Membentuk jurnal akuntansi otomatis tanpa perlu Anda input secara manual.

Baca juga: Kelebihan beli Accurate di Partner resmi vs Umum

Kesimpulan

Menerapkan tahapan produksi di Accurate Online secara disiplin membawa dampak yang sangat positif bagi UMKM manufaktur. Selain menghemat waktu perencanaan bahan baku, Anda juga bisa menekan angka kehilangan stok hingga memantau efisiensi biaya produksi harian.

Digitalkan proses manufaktur bisnis Anda sekarang juga untuk operasional yang lebih transparan, terkontrol, dan menguntungkan!

Baca juga: 

  1. Accurate Kalimantan
  2. Accuarate Makassar