Cara Membuat Laporan Keuangan yang Mudah dan Benar bagi Bisnis UMKM. Bagi pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), fokus utama biasanya tertuju pada bagaimana cara meningkatkan penjualan dan memperluas pasar. Namun, ada satu pilar krusial yang sering kali terabaikan, yaitu manajemen keuangan. Banyak UMKM gulung tikar bukan karena produknya tidak laku, melainkan karena tidak tahu ke mana perginya uang hasil penjualan mereka.
Baca juga Artikel:
Cara Membuat Laporan Keuangan yang Mudah dan Benar bagi Bisnis UMKM.
Membuat laporan keuangan sering kali dianggap rumit, membingungkan, dan hanya bisa dilakukan oleh seorang akuntan profesional. Padahal, di era digital saat ini, membuat laporan keuangan yang rapi dan sesuai standar akuntansi bisa dilakukan dengan sangat mudah.
Yuk, simak panduan lengkap cara membuat laporan keuangan yang mudah dan benar khusus untuk bisnis UMKM berikut ini!
Baca juga: Accurate Offline
Mengapa UMKM Wajib Memiliki Laporan Keuangan?
Laporan keuangan bukan sekadar tumpukan angka di atas kertas atau komputer. Bagi UMKM, laporan keuangan memiliki fungsi yang sangat vital, di antaranya:
-
Pemisah Harta Pribadi dan Bisnis: Menghindari risiko uang saku rumah tangga tercampur dengan modal usaha.
-
Alat Pengambilan Keputusan: Membantu Anda mengetahui produk mana yang paling menguntungkan dan pos biaya mana yang boros.
-
Syarat Pengajuan Modal: Bank atau investor wajib melihat laporan keuangan untuk menilai apakah bisnis Anda layak mendapatkan suntikan dana atau kredit usaha.
-
Kepatuhan Pajak: Mempermudah Anda dalam menghitung dan melaporkan kewajiban pajak tahunan badan usaha secara akurat.
Baca juga: Harga Accurate Online
3 Laporan Keuangan Utama yang Wajib Dipahami UMKM
Secara mendasar, minimal ada tiga jenis laporan keuangan yang wajib dimiliki oleh setiap bisnis:
1. Laporan Laba Rugi (Profit and Loss Statement)
Laporan ini menyajikan ringkasan pendapatan yang diperoleh dan biaya-biaya yang dikeluarkan selama periode tertentu (bulanan atau tahunan). Dari laporan ini, Anda bisa melihat secara jelas apakah bisnis Anda menghasilkan untung atau justru menderita kerugian.
-
Rumus Sederhana: Pendapatan – Beban/Biaya = Laba Netto.
Baca juga: Accurate Samarinda
2. Laporan Neraca (Balance Sheet)
Neraca adalah potret posisi keuangan bisnis Anda pada tanggal tertentu. Neraca menunjukkan apa saja aset yang dimiliki bisnis, berapa utang yang harus dibayar, dan berapa modal bersih yang tersisa.
-
Rumus Sederhana: Aset (Harta) = Liabilitas (Utang) + Ekuitas (Modal).
3. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)
Laporan ini mencatat skema keluar masuknya uang tunai secara riil di bisnis Anda. Arus kas terbagi menjadi tiga aktivitas: operasional (jual-beli), investasi (beli aset), dan pendanaan (pinjaman/modal). Bisnis yang mencatat laba besar di laporan Laba Rugi bisa saja bangkrut jika arus kas riilnya macet karena piutang yang tak tertagih.
Baca juga Artikel:
- Accurate Tarakan
- Accurate Palangkaraya
- Accurate Bontang
- Accurate Kutai
- Accurate Banjarmasin
- Accurate kendari
Langkah-Langkah Membuat Laporan Keuangan secara Benar
Jika Anda masih memulai dari dasar, berikut urutan siklus akuntansi praktis yang perlu diterapkan:
Langkah 1: Kumpulkan dan Rapikan Bukti Transaksi
Jangan pernah membuang nota, kuitansi, faktur penjualan, atau bukti transfer. Kelompokkan bukti transaksi ini berdasarkan tanggal dan jenisnya (pembelian atau penjualan). Bukti-bukti inilah yang menjadi dasar validasi laporan keuangan Anda.
Langkah 2: Buat Catatan Kas Masuk dan Kas Keluar (Buku Kas)
Catat setiap pergerakan uang tunai maupun bank secara kronologis. Tuliskan tanggal, keterangan transaksi, jumlah uang, dan sisa saldo akhir kas Anda.
Baca juga: Accurate Balikpapan
Langkah 3: Susun Jurnal dan Buku Besar
Setiap transaksi yang terjadi harus dimasukkan ke dalam jurnal (debet dan kredit) kemudian dipindahkan ke dalam Buku Besar masing-masing akun (seperti akun Kas, Akun Piutang, Akun Persediaan, dll).
Langkah 4: Buat Neraca Saldo dan Laporan Keuangan
Di akhir periode, kumpulkan semua saldo akhir dari Buku Besar ke dalam Neraca Saldo, lakukan penyesuaian jika ada pos yang belum tercatat (seperti penyusutan aset), lalu susun menjadi Laporan Laba Rugi dan Neraca.
Baca juga: Harga Training Accurate
Solusi Mudah: Membuat Laporan Keuangan Otomatis dengan Accurate Online
Melakukan seluruh langkah di atas secara manual menggunakan kertas atau rumus Excel tentu memakan banyak waktu, tenaga, dan rentan terhadap kesalahan hitung (human error).
Sebagai solusinya, Anda dapat menggunakan Accurate Online, software akuntansi berbasis cloud yang dirancang ramah pengguna, bahkan untuk pelaku UMKM yang tidak memiliki latar belakang akuntansi sama sekali.
Dengan Accurate Online, Anda hanya perlu menginput transaksi harian bisnis Anda, seperti:
-
Menginput faktur penjualan ke pelanggan.
-
Mencatat pengeluaran biaya operasional (gaji, listrik, sewa).
-
Mencatat pembelian barang dari supplier.
Begitu transaksi disimpan, Accurate Online akan langsung bekerja di balik layar untuk menyusun Jurnal, Buku Besar, Laporan Laba Rugi, Neraca, hingga Laporan Arus Kas secara otomatis dan real-time! Anda bisa langsung melihat dan mengunduh ratusan jenis laporan keuangan kapan saja dan di mana saja melalui laptop atau smartphone.
Kesimpulan
Membuat laporan keuangan bagi bisnis UMKM sebenarnya tidaklah sulit jika Anda mengetahui alat bantu yang tepat. Berhentilah menebak-nebak kondisi keuangan bisnis Anda berdasarkan isi dompet saat ini. Mulailah membangun pembukuan yang sehat, benar, dan rapi agar bisnis Anda siap tumbuh lebih besar dan naik kelas.
Jika Anda merasa kesulitan dalam melakukan pembukuan secara manual, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online. Sebagai solusi kemudahan pembukuan usaha Anda.
Sebagai Partner Resmi Accurate Online, AplikasiUMKM.com siap mendampingi perjalanan digitalisasi finansial bisnis Anda. Kami menyediakan solusi sistem akuntansi yang tepercaya, aman, dan sangat mudah digunakan oleh tim Anda.
Siap membuat laporan keuangan bisnis Anda secara otomatis, instan, dan bebas pusing? Ambil kesempatan Coba Gratis Accurate Online selama 30 Hari sekarang juga atau diskusikan kebutuhan pembukuan usaha Anda bersama konsultan ahli kami gratis via WhatsApp dengan klik tombol di bawah ini!
Demikian adalah cara membuat laporan keuangan sederhana secara lengkap. Jika ini dilakukan dengan benar, tentu tidak ada data keuangan yang tertinggal. Sehingga kondisi finansial perusahaan bisa terlihat dengan jelas. Maka dari itu, silakan buat laporan keuangan sesuai dengan tahapan-tahapan di atas.
[Konsultasi Gratis! sekarang]
Baca juga:
- Accurate Makassar
- Accurate Riau
- Cara beli Accurate
- Accurate Kalimantan
- Harga Accurate Desktop
- Harga Accurate pos





Leave A Comment