Pengertian Mark Up dan Mark Down serta Metode Penetapan Harganya. Menentukan harga jual sebuah produk bukanlah perkara yang bisa dilakukan secara asal-asalan. Jika harga terlalu tinggi, produk Anda akan kesulitan bersaing di pasar. Sebaliknya, jika harga terlalu rendah, bisnis Anda bisa mengalami kerugian karena tidak mampu menutup biaya operasional.

Baca juga: Accurate Medam

Pengertian Mark Up dan Mark Down serta Metode Penetapan Harganya

Dalam ilmu akuntansi biaya dan manajemen retail, terdapat dua istilah penting yang sering digunakan untuk mengatur strategi harga, yaitu Mark Up dan Mark Down.

Memahami konsep mark up dan mark down secara mendalam akan membantu Anda sebagai pemilik bisnis dalam mengoptimalkan margin keuntungan, mengelola sirkulasi stok barang, hingga merancang strategi promosi yang efektif. Mari kita pelajari pengertian, rumus perhitungan, dan metode penerapannya di bawah ini.

Baca juga: Jual Accurate Online Jakarta Lisensi Resmi panduan implementasi

1. Pengertian dan Rumus Mark Up

Apa itu Mark Up?

Mark Up adalah persentase atau nominal kelebihan harga yang ditambahkan pada biaya asli sebuah produk (Harga Pokok Pembelian atau Biaya Produksi) untuk menghasilkan harga jual. Sederhananya, mark up dilakukan untuk menentukan berapa besar keuntungan yang ingin diambil dari setiap produk yang terjual.

Rumus Menghitung Mark Up

Untuk menghitung nilai mark up, Anda bisa menggunakan rumus dasar berikut:

$$\text{Harga Jual} = \text{Biaya Produksi/Beli} + \text{Nilai Mark Up}$$

Jika Anda ingin menentukan persentase mark up berdasarkan biaya:

$$\text{Persentase Mark Up} = \left( \frac{\text{Harga Jual} – \text{Biaya Beli}}{\text{Biaya Beli}} \right) \times 100\%$$

Contoh Kasus:

Anda membeli sebuah produk baju dari konveksi seharga Rp100.000 dan ingin menjualnya dengan harga Rp150.000. Maka:

  • Nilai Mark Up: $Rp150.000 – Rp100.000 = Rp50.000$

  • Persentase Mark Up: $(\frac{Rp50.000}{Rp100.000}) \times 100\% = 50\%$

Baca Juga: Mengapa umkm wajib memiliki laporan keuangan yang rapi untuk mengajukan kredit bank

2. Pengertian dan Rumus Mark Down

Apa itu Mark Down?

Kebalikan dari mark up, Mark Down adalah penurunan dari harga jual yang telah ditetapkan sebelumnya. Strategi ini biasanya digunakan untuk mengurangi harga barang yang kurang laku, menghabiskan stok lama di gudang (cuci gudang), atau sebagai bagian dari strategi promosi/diskon khusus guna menarik minat pembeli.

Rumus Menghitung Mark Down

Perhitungan mark down didasarkan pada harga jual normal:

$$\text{Nilai Mark Down} = \text{Harga Jual Normal} – \text{Harga Jual Baru}$$

Untuk mengetahui persentase penurunannya:

$$\text{Persentase Mark Down} = \left( \frac{\text{Nilai Mark Down}}{\text{Harga Jual Normal}} \right) \times 100\%$$

Contoh Kasus:

Baju yang semula Anda jual seharga Rp150.000 ternyata kurang diminati. Untuk menghabiskan stok, Anda menurunkannya menjadi Rp120.000. Maka:

  • Nilai Mark Down: $Rp150.000 – Rp120.000 = Rp30.000$

  • Persentase Mark Down: $(\frac{Rp30.000}{Rp150.000}) \times 100\% = 20\%$

Baca juga: Accurate Palu

Perbandingan Strategi Penetapan Harga

Berikut adalah rangkuman cepat perbedaan fungsi antara kedua metode penetapan harga tersebut dalam siklus bisnis:

Parameter Strategi Mark Up Strategi Mark Down
Tujuan Utama Mengamankan profit awal dan menutup biaya operasional. Mempercepat perputaran kas dan cuci gudang.
Waktu Penerapan Dilakukan di awal sebelum produk dirilis ke pasar. Dilakukan secara berkala atau pada momen promosi tertentu.
Dampak Finansial Meningkatkan margin keuntungan per produk. Mengurangi margin profit demi volume penjualan yang tinggi.

Kelola Margin Keuntungan dan Stok Bisnis dengan Accurate Online

Melacak nilai harga pokok penjualan (HPP), menentukan persentase mark up, hingga mengalkulasi sisa keuntungan setelah mark down secara manual untuk ratusan item barang tentu sangat berisiko memicu kesalahan hitung.

Agar pengelolaan harga dan profitabilitas bisnis Anda berjalan dengan akurat, Anda memerlukan bantuan software akuntansi modern seperti Accurate Online. Melalui Program Accurate, HPP setiap barang akan dihitung secara otomatis oleh sistem, baik menggunakan metode FIFO maupun Average.

Saat Anda ingin membuat promo atau diskon (mark down), Accurate Online memudahkan Anda mengatur skema harga multi-level atau potongan harga otomatis tanpa perlu takut mengacaukan jurnal laporan keuangan akhir bulan Anda.

Optimalkan strategi penentuan harga bisnis Anda sekarang juga. Anda dapat memeriksa rincian paket lisensi resmi pada halaman Harga Accurate Online Terbaru. Jika operasional bisnis Anda berada di area terpencil dan lebih membutuhkan sistem berbasis komputer lokal tanpa internet, silakan pelajari fiturnya di halaman Accurate Desktop.

Hubungi Layanan Store Resmi Accurate Software di Indonesia:

Kami melayani pengadaan lisensi resmi, aktivasi database, serta pelatihan penggunaan sistem Accurate di seluruh pelosok Indonesia. Segera hubungi perwakilan store terdekat dari lokasi Anda:

Baca Juga Artikel:

  1. Cara beli Accurate
  2. Coba Gratis Accurate