
Dalam bisnis konstruksi, tantangan terbesar adalah mengetahui secara presisi berapa biaya yang sudah dikeluarkan untuk proyek tertentu dibandingkan dengan pendapatan yang diterima. Jika tidak dikelola dengan sistem Job Costing, Anda berisiko mengalami kebocoran biaya di tengah proyek tanpa disadari.
Baca Artikel lainnya:
Berikut adalah panduan strategis cara mengelola proyek konstruksi menggunakan fitur Job Costing di Accurate Online.
Cara Mengelola Proyek Konstruksi dengan Fitur Job Costing di Accurate Online
Fitur Job Costing (Pencatatan Biaya Proyek) di Accurate Online memungkinkan Anda untuk memisahkan biaya operasional perusahaan dari biaya proyek secara spesifik. Dengan cara ini, Laporan Laba Rugi proyek Anda akan tersaji dengan sangat akurat.
- Memahami Struktur Proyek di Accurate
Sebelum menginput transaksi, Anda harus mendefinisikan proyek di dalam sistem:
Proyek sebagai Gudang: Di Accurate, Anda bisa membuat “Gudang Proyek”. Ini memudahkan untuk melacak material apa saja yang sudah dikirim ke lokasi proyek tertentu.
Akun Proyek: Pastikan Anda memiliki akun perkiraan untuk mencatat “Biaya Proyek Dalam Proses” (Work in Progress) agar pengeluaran tidak langsung memotong laba sebelum proyek selesai.
Baca Juga: Mengapa UMKM wajib beralih ke Accurate Online di tahun 2026
- Pencatatan Biaya Material secara Real-Time
Setiap kali Anda mengirim semen, besi, atau material lain ke lokasi proyek, jangan catat itu sebagai “biaya kantor”.
Caranya: Gunakan modul “Transfer Barang” dari Gudang Utama ke Gudang Proyek.
Manfaat: Anda tahu persis berapa nilai material yang “terparkir” di lokasi proyek. Jika ada selisih di akhir proyek, Anda bisa langsung melacaknya.
- Alokasi Biaya Tenaga Kerja & Sub-Kontraktor
Biaya tukang atau jasa sub-kontraktor sering kali menjadi beban terbesar.
Caranya: Saat melakukan pembayaran kepada sub-kontraktor atau mencatat gaji borongan, pastikan Anda menggunakan fitur “Biaya Proyek” atau alokasi departemen/proyek.
Manfaat: Anda bisa melihat perbandingan antara estimasi anggaran (RAB) dengan realisasi biaya yang terjadi di lapangan secara live.
Baca juga: Cara cepat menghasilkan laporan pajak bulanan PPN dengan Accurate Online
- Fitur Budgeting (RAB vs Realisasi)
Ini adalah jantung dari Job Costing. Anda bisa membandingkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan biaya riil yang keluar.
Jika biaya proyek sudah mencapai 80% dari RAB namun progres fisik baru 50%, Anda akan mendapatkan peringatan dini untuk segera melakukan efisiensi atau negosiasi ulang dengan klien.
- Laporan Laba Rugi Per Proyek
Inilah tujuan akhir dari Job Costing. Accurate Online memungkinkan Anda mencetak Laporan Laba Rugi per Proyek.
Anda bisa melihat: Proyek A untung 15%, Proyek B rugi 5%.
Dengan data ini, Anda bisa memutuskan untuk menolak proyek dengan karakteristik yang sama seperti Proyek B di masa depan.
Baca juga: Cara mengelola utang piutang efektif dengan fitur Reminder di Accurate
Mengapa Kontraktor Wajib Beralih ke Accurate Online?
Banyak kontraktor masih menggunakan Excel untuk menghitung proyek. Masalahnya, Excel tidak memiliki audit trail dan sering kali tidak sinkron jika ada perubahan harga material di tengah jalan.
Sebagai Partner Resmi Accurate Online, kami telah mendampingi banyak kontraktor dalam melakukan setup sistem Job Costing. Kami memastikan:
- Struktur Proyek Rapi: Pemisahan biaya material, upah, dan biaya sewa alat tercatat dengan benar.
- Otomatisasi: Laporan laba rugi proyek tersedia setiap hari tanpa harus rekap manual.
- Akses Jarak Jauh: Pemilik bisa memantau pengeluaran di lokasi proyek dari kantor pusat atau rumah.
Kita juga punya produk Accurate desktop Offline, jika membutuhkan varian yang berbasis desktop. Versi ini jadi piliha tepat bagai yang berdomisili di daerah yang susah internet.
Proyek Anda sering “bocor” karena biaya tak terduga yang tidak terlacak?
Jangan biarkan keuntungan Anda tergerus karena sistem administrasi yang lemah. Mari diskusikan kebutuhan setup sistem proyek Anda bersama kami. Konsultasi Gratis

Baca juga:




Leave A Comment