Pajak bisnis online, pasti banyak pebisnis online yang belum mengetahuinya. Apa saja jenis pajak yang akan dibebankan kepada mereka. Kali ini mimin akan membahas seputar macam-macam pajak bisnis online, itu apa saja. Sebelumnya simak dulu yah penjelasan dibawah ini. Harga Accurate online

Pajak dalam hal kepentingan transaksi bisnis, memang merupakan suatu kewajiban bagi para pelaku bisnis untuk membayar setiap tahunnya. Ketentuan pajak itu sendiri memang sudah diatur dalam undang-undang. Sehingga sebagai objek pajak dan wajib pajak yang memenuhi ketentuan tersebut, wajib dikenakan pajak dan membayar pajaknya di tahun pajak yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Program Accurate

  1. Accurate Tarakan
  2. Accurate Palangkaraya
  3. Accurate Bontang
  4. Accurate Kutai 
  5. Accurate Banjarmasin
  6. Accurate kendari

Pajak Bisnis Online Yang Wajib Dipahami dan Dipatuhi Oleh Pebisnis Online

Di era digital seperti saat ini, maraknya bisnis yang dijalankan dengan berbasis online, juga sudah menjadi perhatian Dirjen Pajak. Sebab transaksinya yang bisa mencapai ratusan miliar per harinya, juga harus dikenakan pajak, seperti hal nya perdagangan offline yang transaksinya dilakukan di wilayah pabean (NKRI). Sebagai pengusaha yang taat pajak dan tinggal di wilayah NKRI, membayar pajak tentunya menjadi bukti ketaatan dan bakti kita untuk kemajuan Negara.

Baca juga: Accurate Bandung

Macam-Macam Pajak Bisnis Online yang Perlu Dipahami dan Dipatuhi :

Setelah mengetahui bahwa transaksi bisnis online kini sudah dikenakan pajak, lalu jenis pajak apa saja yang wajib dipahami dan dipatuhi oleh para pebisnis online? Umumnya, jenis pajak yang dikenakan hampir sama seperti pajak pada perdagangan atau usaha konvensional. Untuk lebih jelasnya, berikut macam-macam pajak untuk bisnis online:

Baca juga: Accurate Offline

Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Sebelum Anda beropini mengenai pajak dalam bisnis Anda, agar tidak menimbulkan kesalahfahaman yang sering terjadi, mari kita ketahui terlebih dulu bagaimana wajib pajak yang harus membayar pajak itu.  

Berdasarkan peraturan di 1 januari 2014, bahwa pemerintah ini sudah menetapkan batasan pengusaha kena pajak (PKP). Dimana pengusaha yang memiliki omset mencapai 4.8 miliar per tahun, termasuk bisnis online, wajib memungut PPN atas setiap transaksinya. Meski begitu, mengenai ketentuan pajaknya, sebagai pengusaha tersebut, Anda dapat mengunjungi kantor pajak masing-masing untuk informasi lebih jelas.

Baca Juga: Software Accurate

Pajak Penghasilan (PPh)

Selain pajak PPN, ternyata para pengusaha bisnis online, terlebih para pengusaha e-commerce juga dikenakan pajak penghasilan (PPh). Adapun ketentuanya, masih dalam pembahasan dan penyesuaian. Namun kaidah umumnya adalah berdasarkan PP nomor 46 tahun 2013, tentang perlakuan pajak pengusaha dengan omset tidak lebih dari Rp. 4.8 miliar per tahun. Akan dikenakan pajak UMKM sebesar 1% dari omsetnya.

Tidak banyak pajak yang ternyata harus dipahami dan dipatuhi oleh pebisnis online. Pajak utama yang memang harus selalu dilaporkan, serta harus dibayar pajaknya setiap tahunya. Yang terpenting adalah patuhi pajaknya, sekalipun kita menjalankan bisnis online. Jadilah pengusaha yang bijak saat bayar pajak.

Baca Juga: Accurate Balikpapan

Sebagai software pembukuan terbaik di Indonesia, Accurate Online selalu menghadirkan fitur yang berguna untuk setiap pengguna. Menghadirkan fitur lengkap untuk pembukuan dan juga perpajakan usaha Anda.

Jika kamu ingin berlangganan Accurate Online, kebetulan Aplikasi accurate Online sekarang sedang ada diskon 25% atau 600 ribu. Jadi kamu hanya tinggal membayar 2,6 juta,

Jika Kamu ingin tahu lebih lanjut mengenai fitur-fitur, promo, diskon dan cara beli software Accurate yang aman. Kamu juga bisa kontak Team Marketing Accurate dibawah ini: 

Cara beli Accurate

Baca juga:

  1. Harga Accurate Online
  2. Accurate Makassar
  3. Accurate Kalimantan
  4. Cara beli Accurate 
  5. Accurate POS
  6. Accurate Manado
  7. Harga Accurate Offline
  8. Accurate Batam
  9. Accurate Bali